The Wedding of

Anne & Hidan

Sabtu, 4 April 2026

Hari
Jam
Menit
Detik

“ Dan di antara tanda-tanda (kebesaran) -Nya adalah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya "

( Ar-Ruum ayat 21 )

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Assalamualaikum Wr. Wb.

Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri Resepsi Pernikahan kami.

Anne

Anne Qiyamul Witriyah, Lc.

Putri Keempat dari
Bapak Ajang Mei Mulyana, S.Pd.SD Dan Ibu Een Endahwati, S.Ag.

&

Hidan

Hidanul Achwan, Lc.

Anak Pertama dari
Bapak Jupriyanto, MA. Dan Ibu Siti Khotijah, S.Ag.

Wedding Event

Akad Nikah

Sabtu, 4 April 2026

Pukul: 08.00 - 10.00 WIB

Bertempat di
Gedung SMK Muhammadiyah 3 Kadungora

Walimatul Ursy

Sabtu, 4 April 2026

Pukul: 11.00 - 14.00 WIB

Bertempat di
Gedung SMK Muhammadiyah 3 Kadungora

Ngunduh Mantu

Sabtu, 25 April 2026

Pukul: 09.00 - 11.30 WIB

Bertempat di
Gedung Kesenian dan Olahraga Lembah Manah Karanganom

Love Story

Chapter 1

Selain disatukan oleh kampus yang sama, keduanya dipertemukan pertama kali tahun 2022 karena sebuah organisasi yang sama. Perkenalan singkat yang tidak dilanjutkan dengan pertemuan dan intensitas komunikasi, sehingga praktis tidak meninggalkan kesan dan perasaan apapun.

Hidan dulu mengira akan menemukan pendamping hidupnya melalui intensitas pertemuan dan komunikasi. Pengalaman hidupnya mengajarkan bahwa perasaan akan tumbuh lalu dibenarkan seiring pengamatan yang diperoleh melalui komunikasi dan pertemuan. Orang jawa menyebut witing tresno jalaran seko kulino.

Akan tetapi, garis perjalanan hidup yang seringkali tidak sesuai dengan yang direncanakan manusia, membuat Hidan bersyukur karena diizinkan Allah untuk kembali belajar menerima segala ketetapanNya; bahwa apa yang telah digariskan Allah untuk hambaNya adalah yang terbaik.

Chapter 2

Singkat cerita, pada akhir tahun 2025, dalam sebuah munajat di salah satu tempat terbaik di muka bumi, Hidan memohon kepada Allah agar ditunjukkan jalan terbaik dalam hidupnya. Tak berselang lama, di belahan bumi yang lain, garis takdir menggerakkan keberanian hati seorang perempuan, Anne, untuk menanyakan dengan sopan dan penuh kehati-hatian melalui perantara seniornya: apakah ada kemungkinan untuk berta'aruf?

Bagi Anne, keberanian untuk lebih dulu memulai saat itu lahir sebagai ikhtiar menjemput apa yang akan Allah tetapkan.

Sebagaimana seorang perempuan, dalam sebuah penantian, sebetulnya tidak sedikit sosok yang berdatangan dan mengajukan. Akan tetapi, ia memandang tidak ada salahnya mengusahakan dulu yang terbaik menurut Anne. Jika bukan jalannya, pasti Allah juga yang akan mengarahkan.

Kemudian Hidan terlebih dulu mengucapkan apresiasi atas keberanian tersebut, namun tidak langsung mengiyakan tawarannya. Ia masih tidak menyangka semagis dan secepat itu jawaban doa dari tempat yang diberkahi, jika memang sosok perempuan tersebut adalah jawabannya.

Di sisi lain, meski terkadang berharap cemas, Anne sudah sedari awal memasrahkan segalanya kepada Allah; menggantungkan segala harapan hanya kepada Tuhan sebaik-baik perencana.

Setelah melakukan berbagai pertimbangan, Hidan memutuskan siap untuk berta'aruf dengan Anne. Bertukar CV, berkomunikasi seperlunya hingga bertemu dengan bantuan perantara orang lain yang sudah berkeluarga. Keduanya siap untuk saling mengenal lebih lanjut sebagaimana mereka juga siap jika keputusan akhirnya adalah tidak lanjut ke jenjang pernikahan.

Meski tidak pernah bertemu apalagi berdiskusi langsung, keduanya memiliki kesamaan pandangan bahwa segala sesuatu yang baik, seharusnya juga ditempuh dengan cara yang baik. Jika pernikahan adalah sebuah ibadah yang suci, maka sebaiknya juga tidak dimulai dengan proses yang berpotensi menodai kesucian tersebut.

Chapter 3

"In the quiet flow of time, Allah reveals what was once hidden. The presence of someone who carries an indescribable sense of peace — a peace that softly encourages one to grow and become better. "

Pada akhirnya, setelah melakukan istikharah dan istisyarah dalam proses taaruf selama kurang lebih 10 hari, atas anugerah dari Allah berupa kedamaian dan keteguhan hati, Hidan menulis surat khitbah untuk Anne. Ia sampaikan maksud mulianya untuk mengajak Anne menjadi pendamping hidup dalam menapaki perjalanan panjang menggapai ridho Allah SWT

Secara teknis, Anne masih memiliki wewenang untuk menolak pinangan tersebut (sesuatu yang sempat ditakutkan oleh Hidan) meski ia yang lebih dulu memulai. Akan tetapi, atas petunjuk dari Allah, ternyata hati Anne juga makin dikuatkan hingga akhirnya menyambut baik pinangan tersebut.

Rasa bahagia meliputi hati keduanya. Tidak ada dramatisasi, tidak ada rekaya perasaan. Sosok yang sama sekali tidak terbayang sebelumnya bagi keduanya, dalam perjalanan waktu yang tenang, Allah sambungkan seolah ada jembatan doa yang saling menyambut dari jauh.

Maka dengan ucapan basmallah sembari memohon ridho Allah dan orang tua, keduanya memutuskan untuk lanjut menuju jenjang pernikahan.

Salah satu seniornya memberi nasihat: jangan terlalu senang berlebihan dan tetap membatasi komunikasi dan pertemuan, karena sebelum benar-benar sah secara syariat, keduanya masih terikat dengan batasan syariat dalam berhubungan.

Karena itu, sebisa mungkin, Hidan dan Anne merahasiakan proses tersebut sampai tiba waktu yang dianjurkan untuk mengumumkannya (meski qadarullah sempat duluan bocor sebelumnya).

Chapter 4

Bahwa akan ada ujian atau hal-hal di kemudian hari yang mungkin menyebabkan hari H pernikahan itu tidak jadi datang adalah sesuatu yang sudah disadari bersama.

Akan tetapi keduanya memegang prinsip: at-taisir 'alamatul idzn. Adanya kemudahan adalah sebuah pertanda izin ilahi. Maka keduanya juga bersepakat sejak awal kalau memang jodoh, pasti akan banyak dimudahkan.

1 Januari 2026, atas segala kemudahan dari Allah, Hidan datang bersama keluarganya ke Rumah Anne di Garut untuk secara de jure mengkhitbah Anne kepada ayahnya.

Karena secara de facto pinangan itu sudah diterima, maka atas izin Allah, keluarga Anne menyambutnya dengan hangat hingga kemudian kedua keluarga bersepakat untuk melangsungkan pernikahan pada tanggal 4 April 2026.

Semoga ridho Allah SWT senantiasa mengiringi segala niat baik dari hambaNya.

Wedding Wish

Terima Kasih

Anne & Hidan

Sabtu, 4 April 2026

Template Created by Weddaystory.com
Hubungi WA : 0812-9950-2512