Januari menjadi awal yang tak pernah kami duga. Lewat seorang teman, kami dipertemukan dengan cara sederhana, namun meninggalkan kesan yang sulit dijelaskan. Seiring Waktu berjalan, percakapan demi percakapan tumbuh menjadi rasa yang hangat. Perlahan kami saling mengenal, saling memahami, hingga kami menjalani hubungan dan yakin bahwa pertemuan ini bukan kebetulan, melainkan bagian dari rencana terbaik-Nya.
Setelah melalui banyak cerita, tawa, dan doa, kami akhirnya memutuskan untuk melangkah lebih serius. Di bulan Juni 2024, keluarga kami dipertemukan dalam suasana penuh kebahagiaan dan kehangatan. Di momen itu, ia meyakinkan langkahnya dengan sungguh-sungguh, mengajakku menapaki jalan yang lebih pasti. Bukan dengan janji manis, tapi dengan niat tulus untuk membangun masa depan bersama. Hari itu menjadi awal dari perjalanan baru, saat dua hati mengikat komitmen untuk saling menjaga dan bertumbuh dalam satu tujuan.
Setelah perjalanan penuh tawa, doa, dan kebersamaan, kami bersiap melangkah ke babak baru yang lebih indah. Dari pertunangan yang hangat, kini hati kami siap menyatu dalam pernikahan.
Percayalah, bukan karena bertemu lalu berjodoh tapi karena berjodoh lah maka kami dipertemukan, kami memutuskan untuk mengikrarkan janji suci pernikahan kami yang akan dilangsungkan pada Jumat 28 November. Sebagai mana yang pernah dikatakan oleh sayyidina Ali bin Abi Thalib “Apapun yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu”.